miss the blue mountain

thebluemountain.jpg

I dig my old photobucket album and found some photos I’ve taken in Mount Galunggung. Then I feel that I want to go there again someday…

I’ve been there for several times, go there with my family when we still lived in Tasikmalaya. There are stairs built to climb the mountain, consist of 650 stairs. We don’t need any climbing equipment, of course, because of the stairs ;-) . It took less than an hour to top by stepping the stairs. And less time to get down from the top. :mrgreen:

The volcano is still active, by the way. :cool:

Pilihlah Kematian!

Jika engkau harus memilih antara kematian dan rasa takut, jangan ragu-ragu : pilihlah kematian.

Kata-kata keren yang diulang-ulang di buku Gadis Pemain Go (The Girl Who Played Go/La Joueuse de Go), yang sangat susah untuk gue praktekkan. kenapa? Padahal gue sendiri tau nasehat itu tuh bener banget… Tapi guenya selalu membela rasa takut, memilih posisi keadaan yang nyaman, tidak pernah berani ambil resiko untuk coba-coba mati. Bukannya ambil senjata dan siap ber-perang bubat, malah kabur. Padahal kabur juga belum tentu bakal selamat.

Ga dewasa banget ya.
Jadi kesindir banget gue baca kalimat di atas pas baca buku itu. Ga mau gini terus ah. Pokoknya… gue ga boleh jadi pengecut. Mulai sekarang. Harus berani keluar dari ‘zona nyaman’. Harus berani (bukan nekat) menghadapi kematian. Berani mati, berani berbuat!

Now let me tell you some things about the book…

  • Bukunya sih bukan buku tentang motivasi. Ini novel cinta2an (ternyata!) yang berlatarkan pendudukan Jepang di Manchuria pada 1930-an. Ada banyak keterangan menyangkut pendudukan Jepang ini dalam novel ini. But still, romance is the main theme of the story.
  • Setiap babnya pendek. Edisi terjemahan yang gue baca ada 398 halaman, total babnya 92. Berarti rata2 tiap bab ada 4 halaman. :)
  • Kebingungan pas awal2 baca buku ini. Karena ternyata, ceritanya dituturkan oleh si tokoh pria dan wanitanya dalam bab yang berselang-seling. (ngerti ga maksud gue? hehe) Dan gue baru ‘ngeh’ sama hal ini setelah puluhan halaman membaca.
  • Buku yang gue baca lumayan banyak salah ketiknya. :(
  • Asalnya gue kira, ‘go’ itu nama alat musik. Ternyata bukan. ‘Go’ itu mainan satu lawan satu buat nyusun batu2 sewarna (hitam/putih) itu loh. Baru tau gue itu namanya ‘go’, haha. Coba mainin di sini kalo mau.

semester 4 di 9012

gue kaget pas buka jadwal kuliah di ol akademik beberapa hari yang lalu : keenam mata kuliah wajib diselenggarakan di ruangan yang sama, di 9012. dan 9012 itu di basement. jadi kita bakal kekurangan sinar matahari selama semester ini. (:

bukan masalah kekurangan sinar mataharinya sih *ga penting*, tapi bosennya itu loh… pasti bosen banget deh kuliah di situ2 mulu. kayak sekolah aja, haha. untung aja dua mata kuliah pilihan yang gue ambil ruangannya ga di situ2 lagi. males banget kalo iya. (LOL)

New school semester:

At the first week:

At the second week:

Before the mid-term test:

During the mid-term test:

After the mid-term test:

Before the final exam:

Once know the final exam schedule:

7 days before final exam:

6 days before final exam:

5 days before final exam:

4 days before final exam:

3 days before final exam:

2 days before final exam:

1 day before final exam:

A night before final exam:

1 hour before final exam:

During the final exam:

Once walk out from the exam hall:

After the final exam, during the holiday:

(via febirhiana)

semester 4 bakal kayak gitu lagi ga ya? hehe (LOL)

my 1st Haruki Murakami

NORWEGIAN WOOD (Noruwei no Mori), judul novel karangan Haruki Murakami yang pertama kali gue baca. Mm.. sebenernya ga bener2 pertama kali ini baca karangannya dia sih. Sebelumnya pernah baca cerpennya yang Birthday Girl, nemu di internet. Tapi kalo novel ya emang baru ini.

Sebenernya udah dari SMA penasaran sama tulisannya Murakami. Gara2 mbak ini muji2 Murakami di blognya, bagus2 katanya novelnya. Kalo ga salah waktu itu si mbak abis baca Kafka on the Shore. Tapi waktu itu di toko2 buku, novel karangan Murakami yang udah diterjemahin ke bhs. Indonesia baru Norwegian Wood. Dan gue males beli karena (waktu itu) gue ngerasa itu tebel banget.

Sehari sebelum kopdar GRI, gue ke togamas beli Norwegian Wood. (ga ada Kafka on The Shore di sana)
Malemnya gue baca beberapa lembar aja… Besoknya pas kopdar, pas kenalan kan disuruh nyebutin lagi baca buku apa, orang2 yang udah baca buku itu pada langsung bilang bagus.

Menurut gue sendiri gimana? Hm.. gimana yah. Bagus sih, ceritanya gue suka. Lumayan bikin termehek2. Tentang mahasiswa cowok penyendiri (Toru Watanabe) yang bingung memilih dua cinta, itu intinya sih.

Tapi ternyata isinya rada2 sinting dan ga masuk di akal gue. Bikin gue kaget deh, soalnya this book contains lot of adults material. Vulgar sekali… bikin gue agak jengah dan mual. Iya bikin mual. Untungnya ga bikin mupeng, hzzz… Trus alasan gue mau namatin buku itu simpel aja : orang2 pada bilang bagus, dan gue sendiri penasaran, si Watanabe jadinya sama Naoko ato Midori ??
Akhirnya kemaren sambil nungguin pengumuman nilai (yang ternyata ampe jam satu ga nongol2) gue baca buku ini sampe ngantuk, trus tidur. Dan baru hari ini namatin bacanya, hehe.

Gue suka gaya ceritanya Murakami ini. Sendu2 gitu. (walaupun rada sinting dengan kevulgaran detail ceritanya) Kayaknya gue emang suka sama cerita yang sendu2 deh. Hm.. jadi penasaran ama buku2nya yang lain kayak apa. Sayang buku2nya Haruki Murakami mahal2. Buat gue sih segitu mahal.. dan kayaknya ga pernah kena diskon ampe 50% gitu ya. Apa gue mestinya sekalian beli yang basa inggris? @_@ haha… yang jelas gue masih penasaran sama Kafka on The Shore (itu ceritanya buat semua umur kan yaa?).

Eniwei, di Norwegian Wood itu Naoko sempet bilang gini :

“Umur 20 tahun itu rasanya konyol juga ya… Aku samasekali tidak siap memasuki usia ke-20 ini. Rasanya aneh sekali. Seperti didorong-dorong secara paksa.”

gue jadi inget kurang dari dua purnama lagi (ciyeh…), gue pun akan memasuki usia 20 tahun.
T______T

p.s. : nilai semester 3 udah keluar semua. ternyata gue ga dapet sertifikat dean list. semester 3 ada 7 mata kuliah. 2 matkul dapet BC, yang A cuma satu. tapi… gue langsung bersyukur sekali begitu ngeliat nilai2 itu. emang sih IP turun. gue ga nyangka aja nilai matkul2 yang lain itu kok bisa nyampe segitu. tadinya bahkan gue ga berharap bisa nyampe segitu. alhamdulillah.

first meet with GRI people

  • i joined goodreads in march 2009, but i seldom open that website. i seldom share my idea or opinion in the forum. and of course i’ve never met the GRI people before.
  • i have realized that i am not such a readaholic. if i read book, i read it with minimum speed that i’ll take very looong time to finish it. beside that, most of my readings are light, easy-reading books. yes, i like to read novels. but i can’t stand reading novels that need lot of focus and concentration, especially thick ones. (doh)
  • those are the main reasons why i felt a bit timorous to attend the first GRI kopdar in yogyakarta.
  • the ‘kopdar’ place is somewhat near to my house.
  • it was attended by Iyut, Andrei, Septika, Nova, Lutfi, Lita, Rintar, Ken, Renny, Meita, Devi, and me
  • two authors were coming. Ken Terate is author of some Indonesian teenlit, such as Jurnal Jo and My Friends, My Dreams. Andrei Budiman is author of travellous. i haven’t read any of their books yet, but i want to.
  • Nova was my senior in senior high school.
  • only me & Meita who still under 20 years old. and it makes me feel so young. (tongue) (alah bentar lagi juga 20 neng! sadar… sadar!)
  • the secret garden is one of some books we were talking about. i looove the story so much! i only read the book (in bahasa indonesia, of course (haha) ) once, but i watched the movie repeatedly. i love the theme song of the movie. =)
  • we also found time to discuss about pembantahan isi buku seharusnya dilakukan lewat buku lagi, bukan dengan melarang keberadaan buku itu. of course i was just listening! i don’t have any idea what to say, hehe. but from the conversation i knew fact that para priyayi was written by umar khayam to protest this book.
  • i think everyone who likes reading should join goodreads. there you can get many information about book(s), contact some author(s), share your review(s), and if you’re lucky enough, you can get free book(s) by enter some giveaway programs, like i did. ^^

ke pasar ngasem!

tadi pagi gue bangun jam setengah lima. itu pagi banget buat gue! selain gue lagi libur kuliah, gue kan lagi libur shalat juga, hehe. gue ga ngerti kenapa tumben2nya pagi tadi bisa kebangun gara2 alarm hp, biasanya kan ga mempan tuh.
terus gue ngajak papa larijalan pagi. papa tuh udah sering ngajakin gue jalan pagi ke ngasem (emang suka olahraga sih beliau, ga kayak gue ), tapi guenya males terus. katanya gue pasti suka liat2 pasar ngasem. yaudah, mumpung gue udah bangun sepagi itu, gue mau jalan pagi deh. hehe…

jarak pasar ngasem dari rumah tuh sekitar tiga kilometer.
oya, pasar ngasem tuh isinya campuran pasar bahan2 makanan + pasar hewan. pasar hewannya yang bikin gue tertarik. dan asal tau aja, pasar ngasem tuh pasar burung tertua di jogja loh. (emang yang termuda di mana? (unsure) )

dan ternyata emang gue seneng banget ke sana. :D
yaaa bukannya gue seneng ngeliatin hewan2 itu dipenjara di sangkar/kandangnya sih. gue bukan penyayang hewan (bukan pembenci hewan juga sih). tapi seneng aja. jarang2 liat beginian. pemandangan yang unik dan jarang gue liat, makanya gue suka. malah baru kali ini loh gue liat kalkun secara langsung! (woot) *norak!*

burung-burng yang terpenjara dalam sangkar

burung-burung yang terpenjara dalam sangkar

macem2 makanan burung

macem2 makanan burung

'ghost bird'

‘ghost bird’

hiiii.... geckos! i hate them >.<

hiiii…. geckos! i hate them >.<

kelelawar... emang selalu terbalik gitu ya posisinya?

kelelawar… emang selalu terbalik gitu ya posisinya?

kalkun pertama yang gue lihat langsung seumur hidup gue! *wow*

kalkun pertama yang gue lihat langsung seumur hidup gue! *wow*

di antara semua binatang yang dijual di ngasem, gue paling benci tokek! di sana tokek dijual 50 ribu rupiah seekor. heu… aneh banget. tokek kan menjijikkan sekali. tapi ada aja ya orang yang mau beli. emang sih katanya berkhasiat buat obat. yaa, tapi kan… kayak ga ada sumber obat lain aja! kenapa mesti dari tokek? geuleuh pisan >.<

terus katanya, bulan depan pasar hewan yang di ngasem bakal dipindahin ke daerah yang lebih deket ke rumah. horeee! *loh?*

dan sampe sekarang gue masih bingung kok bisa tadi pagi gue bangun gitu aja, biasanya engga! yeah, mudah2an besok2 bangun pagi lagi.  :-))

jualan farmakope ke orang ribetan = nyari mi goreng

gue ga tahan juga nih pengen ngepost yang bagian gue jualan farmakope ke dia, haha. (baca cerita ini biar lebih ‘nyambung’)
jadi gini. gue nih ceritanya lagi memulai usaha jualan buku kuliah *ehm*. salah satu yang gue jual itu farmakope (apa itu farmakope? kayaknya kapan2 bakal gue bikin postingan khusus deh tentang ‘kitab suci’ ini ;-) ). farmakope asli kan ukurannya gede, kertasnya kira2 ukuran A4 gitu. nah gue jualnya farmakope yang fotokopian dan kertasnya segede buku tulis. jadi kan otomatis tulisannya jadi lebih kecil kaan… (tapi buat gue sih itu masih bisa kebaca kok, haha)

mirrah (9:27 PM): yun
mirrah (9:27 PM): bneran bagus ga nih farmakopenya?
gue (9:27 PM): bagus…
gue (9:28 PM): ya sama aja sih kyk farmakope yg biasa kita pake (biasa???)
mirrah (9:28 PM): tulisannya segede itu juga kan? (gak berharap lebih besar jg sih, lebih kecil apalagi!)
gue (9:29 PM): mm…
gue (9:29 PM): jujur aja gw juga lupa ukuran tulisan yg di farmakope gede tuh segimana
gue (9:29 PM): tapi gue ngerasa yg di farmakope kecil ini tulisannya normal2 aja
mirrah (9:30 PM): kira2 font size berapa yun?
gue (9:30 PM): haha…
gue (9:30 PM): berapa ya
gue (9:30 PM): bentar
gue (9:33 PM): kira2 seukuran sama tulisan ‘air minum dalam kemasan’ di aqua cup
gue (9:33 PM): itu kalo mata lo normal, dari jarak 30 cm juga keliatan jelas
mirrah (9:33 PM): bentar gue cari dulu aqua cup
mirrah (9:36 PM): ga ketemu gue
mirrah (9:36 PM): kalo aqua botol?
gue (9:37 PM): yaaa guenya ga ada aqua botol

mirrah (9:37 PM): yg lain dah
gue (9:39 PM): oxford learner’s pocket dictionary
gue (9:39 PM): ada ga?
gue (9:39 PM): nah segede gitu tuh huruf2nya
mirrah (9:41 PM): ga ada
mirrah (9:42 PM): yah apaan dong yuuunnn
gue (9:42 PM): buku farfis ada ga mir?
mirrah (9:44 PM): tulisan di koran kompas
mirrah (9:45 PM): gmana?
gue (9:45 PM): yah ga koran kompas mir
mirrah (9:48 PM): lo ada blueband ga di rumah?
mirrah (9:48 PM): apa kek bahan masakan
mirrah (9:48 PM): mesis, roti
mirrah (9:48 PM): dll
mirrah (9:48 PM): roti sariroti

gue (9:50 PM): tenag mir tenang
mirrah (9:50 PM): hahahhah
gue (9:50 PM): kalo di bungkus indomie
mirrah (9:50 PM): IYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
gue (9:50 PM): segede huruf2 yang di bagian ‘cara penyajian’
gue (9:50 PM): ada indomie ga bu?
mirrah (9:52 PM): huruf dari kata2 “cara penyajian” atau huruf yg di langkah2 cr penyajiannya
mirrah (9:52 PM): ?
gue (9:53 PM): yg di langkah2nya
gue (9:53 PM): hehehe
gue (9:53 PM): kok kita ribet bgt sih
gue (9:54 PM): btw belum tentu juga nih indomie kita ‘edisi’nya sama
mirrah (9:54 PM): indomie goreng
gue (9:55 PM): iya sama kok
mirrah (9:56 PM): hah, ga kekecilan tuh yun?
gue (9:57 PM): hah?
gue (9:57 PM): iya gitu?
gue (9:57 PM): gue ngerasa biasa aja sih
gue (9:58 PM): lagian farmakope kan bukan buku yg buat dibaca dari awal sampe akhir kayak novel
gue (9:58 PM): cuma dibaca kalo ada tugas doang, hahah
mirrah (10:01 PM): kalau fatrmakope yg tulisannya segede “Lengkap dengan saus cabe” di bagian depan indomie ada ga?
mirrah (10:01 PM): HARUSKAH BELI FARMAKOPE???
gue (10:01 PM):
gue (10:02 PM): ga harus lah
gue (10:02 PM): heh nilai mikro liat tuh
mirrah (10:04 PM): sumpah takut gue
gue (10:04 PM): gue tulis di plurk siah mirrr
gue (10:04 PM): yayaya?
gue (10:04 PM): nilai lo bagus kok
mirrah (10:05 PM): eh jangan!
mirrah (10:05 PM): tunggu deh jwb dulu pertanyaan gue td
mirrah (10:05 PM): HARUSKAH BELI FARMAKOPE???
mirrah (10:06 PM): HARUSKAH BELI FARMAKOPE???

gue (10:06 PM): ya engga sih
gue (10:06 PM): tapi pasti farmakope tuh kita pake minimal buat tugas
gue (10:07 PM): (dan pasti bakal ada tugas yg hrs dicari dr farmakope ngerjainnya)
gue (10:07 PM): ya minjem di perpus jg bisa sih
mirrah (10:07 PM): nah, gue selama ini selalu minjem kakak kosasn gue
mirrah (10:07 PM): kosan
gue (10:07 PM): oh…
gue (10:08 PM): gitu ya
mirrah (10:08 PM): dan jahatnya yah, lupa gue balikin sebelum liburan !!
mirrah (10:08 PM): ah maaf kak!

di plurk…

malmira arno sedang ribet
ayunian bilang ribet nyari indomie? (unsure)
malmira arno bilang nyari aqua cup, oxford l\dictionary, buku farfis, dan untunglah masi ad sebungkus indomie goreng!

ckckck. ampun dah… demi melayani (calon) pelanggan gue ampe naik turun ke bawah buat nyari tulisan apaan yg kira2 sama gedenya sama tulisan di farmakope yg gue jual!


Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.